Seminar Nasional Teknologi Energi Nuklir 2019

Padang, 18 September 2019

CALL FOR PAPERS

Sebagai kelanjutan dari seminar SENTEN yang telah sukses diselenggarakan pada tahun 2015-2018, Pusat Teknologi dan Keselamatan Reaktor Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional, berkolaborasi dengan Universitas Andalas, menyelenggarakan Seminar Nasional Teknologi Nuklir 2019, dengan tema:

“Sains dan Teknologi Nuklir Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik”

Kami mengundang para akademisi dan praktisi untuk mengirim abstraknya ke SENTEN 2019. Seminar ini akan dilaksanakan pada tanggal 18 September 2019 di Padang, Indonesia.

Topik

SENTEN menerima kontribusi makalah dalam seluruh aspek sains dan teknologi nuklir. Seminar ini terdiri dari sesi pleno yang akan diisi oleh pejabat kementerian dan pemangku kebijakan, serta sesi presentasi oral oleh para kontributor. Topik yang diangkat dalam SENTEN 2019 mencakup, tetapi tidak terbatas pada, ruang lingkup sebagai berikut:

Konversi Energi dan Pembangkit Listrik
Fisika Reaktor Nuklir
Analisis Keselamatan Reaktor
Instrumentasi dan Kendali
Pertanian dan Pangan
Kedokteran Nuklir
Aspek Lingkungan
Regulasi dan Keamanan Nuklir
Aplikasi Bidang Teknik
Material dan Industri

Pembicara Utama

Ir. Arcandra Tahar, M.Sc, Ph.D

Wamen Energi dan Sumber Daya Mineral


Prof. Dr. Ir. Anhar Riza Antariksawan, DEA

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional


Dr. Ir. Hammam Riza, M.Sc.U

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi


Prof. Dr. Yuliandri, M.H

Rektor Universitas Andalas


Dewan Editor

Ketua               : Dr. Ir. Pande Made Udiyani, M.Si. (PTKRN BATAN)

Wakil Ketua  : Dr. Oknovia Susanti, S.T., M.Eng. (FT UNAND)

Sekretaris      : Dr. Yoyok Dwi Setyo Pambudi, M.T. (PTKRN BATAN)

Anggota:
  1. Dr. Hendro Tjahjono, DEA (PTKRN BATAN)
  2. Ir. D. T. Sony Tjahyani, M.Eng. (PTKRN BATAN)
  3. Ir. Sriyono (PTKRN BATAN)
  4. Drs. Tukiran (PTKRN BATAN)
  5. Elita Amrina, M.Eng., Ph.D (FT UNAND)
  6. Dr. Eng. Muhammad Ilhamdi Rusydi (FT UNAND)
  7. Dr. Eng. Shinta Indah (FT UNAND)
  8. Masrilayanti, M.Sc., Ph.D (FT UNAND)
  9. Aulia, M.Eng., Ph.D (FT UNAND)
  10. Hilma Raimona Zadri, Ph.D (FT UNAND)
  11. Dr. Dian Fitriyani, M.Sc. (FMIPA UNAND)
  12. Dr. Mohammad Ali Shafii, M.Sc. (FMIPA UNAND)
  13. Dr. Dian Milvita, M.Si. (FMIPA UNAND)
  14. Dr. Awaludin Martin, S.T., M.T. (FT Universitas Riau)
  15. Dr.-Ing. Ridho Irwansyah, S.T., M.T.(FT UI)
 

VENUE

SENTEN 2019 akan diselenggarakan di Convention Hall Universitas Andalas.

Alamat: Jalan Universitas Andalas Kel. Limau Manis, Kec. Pauh Kota Padang, Sumatera Barat 25163 Peta lokasi: https://goo.gl/maps/vWtsrS8Loi62

Sekilas Padang

Padang merupakan ibukota dari Sumatera Barat dan merupakan kota terbesar di pantai barat pulau Sumatera. Pada era kolonial Belanda, Padang merupakan salah satu kota besar di Sumatera, bersama Medan, Batam, Palembang dan Pekanbaru. Padang mendapatkan Penghargaan Adipura sebanyak 17 kali dan Adipura Kencana sebanyak 3 kali selaku kota terbersih dan terhijau di Indonesia.

Padang merupakan gerbang dari dataran tinggi Minang. Dengan pelabuhan terbesar di Pantai Barat Sumatera, Padang merupakan kota perdagangan yang mengundang kapal-kapal untuk berdagang berbagai komoditas, semisal karet, kayu manis, kopi, teh, semen dan batubara. Sepanjang tepian pelabuhan kolonial tua, berjejer toko-toko yang dipenuhi kayu manis nan wangi dan berbagai rempah-rempah menunggu diberangkatkan ke Jakarta dan Singapura.

Di tengah-tengah masyarakat Indonesia, Padang seringkali diasosiasikan dengan kuliner Minangkabau, seringkali dikenal sebagai Masakan Padang. Mereka yang menyukai makanan pedas dan kaya rempah akan menemukan Padang sebagai kota yang cocok. Terkenal seantero Indonesia dengan masakannya yang khas, Padang merupakan tempat utama yang harus dituju untuk mencoba nasi padang yang telah terkenal di seluruh Indonesia dan dunia, dari sumbernya langsung.Padang merupakan ibukota dari Sumatera Barat dan merupakan kota terbesar di pantai barat pulau Sumatera. Pada era kolonial Belanda, Padang merupakan salah satu kota besar di Sumatera, bersama Medan, Batam, Palembang dan Pekanbaru. Padang mendapatkan Penghargaan Adipura sebanyak 17 kali dan Adipura Kencana sebanyak 3 kali selaku kota terbersih dan terhijau di Indonesia.

Sumber